Rabu, 19 Oktober 2022
Selasa, 20 September 2022
Refleksi - Praktik Pembelajaran Ke-2 PPG Daljab 2022 Kategori 1
S.F.Nikmah.2022 - Praktik Pengalaman Lapangan pada Pembelajaran Ke-2 merupakan serangkaian kegiatan yang diprogramkan bagi peserta PPG 2022 setelah melaksanakan praktik pengalaman lapangan pada pembelejaran ke-1, membuat rekaman video menerapkan pembelajaran di kelas menggunakan perangkat pembelajaran rencana aksi 2 yang telah dibuat sebelumnya, mengunggah video full pembelajaran di kelas di channel youtube peserta dan menautkan link-nya di LMS yang telah disediakan. Kemudian kami diberikan waktu untuk mengedit video pembelajaran tersebut menjadi 15 menit dan hasilnya di unggah kembali di channel youtube peserta.
Saya melakukan kegiatan PPL di sekolah tempat
saya bertugas, yaitu SMA Swasta Bina Bangsa-01. Kegiatan PPL ini dilakukan
secara luring atau tatap muka dengan peserta didik kelas XI IPA 1.
Pada pelaksanaan PPL 2 ini, saya merancang
pembelajaran menggunakan model project Based Learning dengan melalui pendekatan
STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics). Selain
itu, berharap peserta didik akan terlatih pula berpikir kritis dan kreatif
dalam memberikan pendapatnya baik tulisan maupun lisan.
Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah sebagai berikut:
- Memungkinkan peserta didik menjadi aktif untuk terlibat dalam pembelajara
- Mengembangkan potensi guru dalam membuat perencanaan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran
- Memperoleh pengalaman tentang keterampilan praktik dalam proses pembelajaran
Pelaksanaan PPL 2 ini berlangsung selama dua
pekan yaitu mulai tanggal 08 September sampai dengan 28 September 2022, dengan
subjek penelitian peserta didik kelas XI IPA 1 SMA Swasta Bina Bangsa-01 tahun
pelajaran 2022/2023. Pelaksanaan PPL ini dimulai dengan mengembangkan perangkat
yang akan digunakan untuk kegiatan pembelajaran kemudian ada sesi review yang
dilakukan oleh Dosen dan Guru Pamong.
Pada PPL 2 ini saya melakukan dua kali
pembelajaran tatap muka di kelas. Pada pertemuan pertama, saya tidak melakukan
perekaman video. Di pertemuan pertama ini saya melaksanakan 4 sintak pertama
pada PJBL, yaitu melakukan penentuan masalah, mencari sumber belajar, pembagian
tugas tiap-tiap kelompok, menyiapkan alat dan bahan, menyusun jadwal
penyelesaian proyek, mencari informasi, dan merancang langkah-langkah
penyelesaian proyek. Kemudian setiap kelompok setelah mendapatkan informasi
mengenai proyek yang akan diselesaikan, mereka menyelesaikan langkah-langkah
penentuan nilai optimum di luar jam pelajaran.
Di pertemuan kedua, saya melakukan perekaman
video yang akan diunggah pada LMS baik yang full maupun yang telah diedit
dengan durasi 15 menit. Dipertemuan kedua, setiap kelompok melakukan uji hasi
dan membuat laporan proyek menggunakan Canva. Setiap kelompok mempresentasikan
hasil proyeknya di depan kelas.
Data hasil praktik pembelajaran ke-2 menunjukkan
rata-rata nilai post test adalah 77,71, dengan nilai tertinggi adalah 100 dan nilai
teredah adalah 27. Hal ini menunjukkan bahwa hasil peserta didik menunjukkan
peningkatan dari praktik pembelajaran ke-1. Tabel di bawah ini menujukkan
persentase peningkatan antara aksi 1 dengan aksi 2.
Tabel
1. Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Aksi I dan Aksi II
|
No |
Jenis
Penilaian |
Rata-rata
Nilai |
Peningkatan
(%) Aksi
I ke Aksi II |
|
|
Aksi
I |
Aksi
II |
|||
|
1 |
Pengetahuan |
62,26 |
77,71 |
15,45 |
|
2 |
Keterampilan |
70,72 |
79,87 |
9,15 |
|
Jumlah |
132,98 |
157,58 |
24,6 |
|
Ada beberapa kendala dalam pelakasanaan praktik pembelajaran ke-2, yaitu:
- Listrik sempat padam beberapa saat, sehingga proyektor mati sebentar saat kelompok presentasi
- Hanya ada 4 kelompok yang sempat mempresentasikan proyeknya.
- Waktu pembelajaran lebih 10 menit.
- Banyak menghabiskan waktu di apersepsi, yaitu saat mengingatkan materi prasyarat.
Sedangkan rencana perbaikan yang akan saya lakukan pada praktik pembelajaran di kelas adalah
- Melakukan Pra Pembelajaran mengenai materi prasyarat dan memastikan seluruh peserta didik melaksanakan dengan mengkonfirmasi melalui WA group dan WA pribadi.
- Memastikan peserta didik telah melaksanakan proyek sehingga pada saat pertemuan, guru dan peserta didik bisa menguji hasilnya dan membuat kesimpulan.
- Memperhatikan waktu pelaksanaan untuk setiap segmen.
Demikian refleksi praktik pembelajaran ke-2.
Harapannya pada praktik pembelajaran di kelas nanti, proses pembelajaran
berlangsung sesuai dan tujuan tercapai, serta hasil belajar peserta didik
meningkat.
Sabtu, 27 November 2021
By Siti Fadiyatun Nikmah
In: EDUCATION, matematika, MATH, teknikpembelajaran
No comments
Sharing Metode Pembelajaran Matematika dalam Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika
Jumat, 26 November 2021
Selamat Hari Guru Nasional 2021, Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan
Hari Guru ini bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Guru Republik Indonesia yang dibentuk pada tanggal 25 November 1945. Hari Guru Nasional pada 25 November 2021 kali ini bertema "Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan". Tema ini di usung karena perjuangan Para Guru untuk memulihkan pendidikan di masa pasca pandemi Covid-19.
Sedangkan logo HGN tahun 2021 ini masih sama dengan tahun 2020 kemaren. Dimana logo tersebuat membentuk simbol hati dan ilustrasi berwarna warni yang menggambarkan semangat belajar walaupun di masa pandemi Covid-19. Ditambah elemen bapak ibu guru serta peserta didik menggunakan masker dan elemen laptop serta gelombang signal yang menggambarkan keceriaan dalam Pembelajaran Jarak Jauh.
Kami Guru Bina Bangsa 01, di bawah naungan Yayasan Wilmar Bina Bangsa merayakan Hari Guru Nasional pada Rabu, 24 November 2021. Dihadiri oleh Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bina Bangsa 01 serta Team Managemen PT. Mustika Sembuluh, Wilmar International Plantation, Kalimantan Tengah.
Kegiatan HGN 2021 ini dipandu oleh Pak Muhammad Dzikron dari SMP Swasta Bina Bangsa 01 dan Bu Umiyatun dari SMA Swasta Bina Bangsa 01. Adapun rangkaian acara pelaksanaan perayaan Hari Guru Nasional kali ini diantaranya adalah menyanyikan lagi Indonesia Raya dan Hymne Guru yang dipimpin oleh Ibu Yonata Wan Andasri dari SMA Swasta Bina Bangsa 01 dan beberapa Sambutan dari pihak Yayasan Wilmar Bina Bangsa dan Team Managemen perusahaan.
Tak lupa acara HGN 2021 juga dimeriahkan dengan Tari Mandau oleh Pak Robinson dan Ananda Mastin (SMA Swasta Bina Bangsa 01), Vokal dan Musikalisasi Puisi.
Beberapa penghargaan juga diberikan kepada guru berprestasi, loyal, dan guru terlama di Yayasan Wilmar Bina Bangsa.
Harapannya semoga kita para Pendidik mampu mengembalikan dan memulihkan pendidikan dengan hati karena Learning Loss terjadi selama pandemi ini.
Siti Fadiyatun Nikmah
Sampit, 26 November 2021
Minggu, 01 Mei 2016
By sifaummuwafa
In: batu ginjal, EDUCATION, HEALTHY, herbal hpai, hpai, obat herbal, pemecah batu ginjal, pengobatan batu ginjal, pengobatan herbal, refleksi
No comments
7 CARA MUDAH DAN SEDERHANA MENGHILANGKAN BATU GINJAL
Berikut adalah 7 cara sederhana dan alami untuk menghilangkan BATU GINJAL:
1. MINUM BANYAK AIR
Minum setidaknya dua liter air setiap hari. Dua liter air mungkin terkesan banyak, namun minum banyak air merupakan cara alami terbaik untuk menghilangkan batu ginjal.
Air akan melarutkan racun, termasuk batu ginjal, keluar dari tubuh.
2. MAKAN SEMANGKA
Semangka mengandung zat yang sangat baik untuk ginjal. Selain semangka, melon juga bisa dijadikan alternatif sebagai buah yang harus RUTIN dikonsumsi.
Buah-buahan tersebut SEBAIKnya dimakan langsung atau dibuat Jus.
3. MINUM ZAITUN + LEMON JUICE
Campur minyak zaitun dan jus lemon dengan perbandingan yang sama dan minum secara teratur.
Ramuan ini banyak digunakan di seluruh dunia dan mampu membantu mengurangi keluhan batu ginjal dalam waktu 24 jam.
Tips tambahan, minum ramuan ini pada malam hari, tepat sebelum tidur.
4. OLAHRAGA TERATUR
Olahraga dapat membantu sejumlah masalah, termasuk batu ginjal. Olahraga diperlukan untuk menyembuhkan tubuh dan merangsang sistem kekebalan tubuh.
Lakukan olahraga setidaknya tiga puluh menit setiap hari.
5. HINDARI BEBERAPA JENIS MAKANAN BERIKUT
Makanan berikut harus dihindari atau dikurangi: gula, makanan cepat saji dan makanan olahan, alkohol, soda.
Penting pula untuk mengurangi konsumsi protein hewani (makan lebih sedikit daging).
6. KURANGI ASUPAN OKSALAT
Oksalat merupakan zat yang dapat membentuk batu ginjal. Oksalat dapat ditemukan di beberapa sayuran hijau gelap seperti bayam (terutama ketika dimasak).
Makanan lain yang tinggi oksalat termasuk kacang-kacangan, coklat, blueberry dan bit.
7. PERBANYAK KONSUMSI HERBAL
Konsumsi Herba Herba Pemecah Batu seprti Herba Deuretik semisal, Pegagan, Bunga Dandelion, Akar Ilalang, Meniran, dll.
Secara umum, batu ginjal dapat diobati dengan pengaturan diet serta cukup olahraga.
Beberapa makanan pantangan diatas tidak harus benar-benar dihindari, melainkan cukup dikurangi saja jumlah dan frekuensi asupannya.
HERBA ANJURAN
Konsumsilah juga herba-herba PEMECAH BATU yang sudah tersedia di HPAI
GINEXTRAC 3x3 kapsul
Ginextrac memiliki Komposisi Herba Herba Keji Beling, yaitu kelompok Tanaman PEMECAH BATU.
Seperti: Meniran, Tapak Liman, Pegagan, Akar Alang Alang, Tempuyung, dll.
ZAITUN 2x2 sdm
Zaitun sangat baik sebagai pemecah dan pelarut batu baik Batu Ginjal dan Batu Empedu, juga Batu Saluran Kencing.
MADU ASLI HPAI 3x2 sdm
Sinergikan dengan MADU, agar pecahnya Batu-batu menjadi lebih Halus, dan tidak terlalu sakit saat keluarnya Batu.
Juga sebagai Anti Infeksi & Anti Pembengkakan.
PEGAGAN HS
Pegagan Herba DEURETIK, sangat dibutuhkan saat membuang pecahan pecahan batunya.
KOPI RADIX
Minumlah Secangkir Kopi Akar-akar Herba yang sangat baik untuk DETOX .
Jagalah KeSEHATan, sebagai rasa SYUKUR kita dalam menjaga TUBUH yang telah diKARUNIAkan pada kita ini.
Perhatikan ANJURAN dan PANTANGANnya...
Herbanya boleh ditambah dg KOPI RADIX..
Selain MADU PL dan GINEXTRAC..
🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻
Sifa Ummu Wafa
Owner Halal Mart
Pegiat & Pebisnis HPAI
🌹🌱🌱☎🌱🌱🌹
0857 28 373737 // 595e1f3f











